Sekarang banyak orang minum kopi, tapi gak ada yang tau bubuknya bisa dicuanin dan cara jualnya gimana.
Buka YouTube, isinya tutorial yang beda-beda semua. Makin ditonton makin bingung langkah pertamanya yang bener apa.
Mikirnya bisnis kopi harus punya mesin jutaan dan sewa tempat. Belum mulai, udah mundur duluan.
Suka minum, tapi nggak paham urusan sangrai. Padahal banyak yang jualan drip bag juga mulainya dari nol, sama kayak kamu.
Udah kebayang bikinnya, tapi bingung jualnya ke siapa dan gimana biar produknya keliatan meyakinkan.
Masalah-masalah itu cuma ada di kepala. Padahal kalau tau caranya, bisnis bisa jalan dari dapur kecil rumah.
Panduan Membangun Merek Kopi Tanpa Mesin Sangrai
Gak ada yang tau kalau bisa sewa jasa roaster. Hampir semua brand kecolongan di awal, tapi kamu engga.
Dari 1 kg kopi seharga Rp 100 ribu...
jadi 83 kantong senilai ± Rp 1 juta di pasaran.
Yang kamu kuasai dari ebook ini:
Ini bukan sekadar jualan kopi. Kamu cerdas manfaatin peluang: cukup dengan drip bag aja, dari rumah, tanpa modal besar.
Angka di atas berdasarkan harga pasar marketplace per pertengahan 2026 dan bisa berubah. Bukan jaminan penghasilan, hasil tiap orang berbeda tergantung praktik, lokasi, dan usaha.
Screenshot langsung dari halaman ebook.




Dengan ilmu dari Kopi Drip Bag Brand Sendiri:



Di sini panduan lengkap dari cari roasternya, kemas kopi, sampai branding dan cara jual. Bukan sekadar tutorial yang berhenti di langkah pertama.
"Selama ini mikir bikin brand kopi harus punya alat mahal. Ternyata roaster deket rumah bisa sangrai sekiloan doang. Seminggu setelah baca, batch pertamaku jadi."
"Bab kemasan paling kepake. Drip bag-ku yang tadinya polos sekarang keliatan kayak produk coffee shop. Temen-temen sampai nanya belinya di mana."
"Kalkulator Excel-nya bantu banget. Aku jadi berani pasang harga karena tahu persis modal per kantongku berapa dan untungnya berapa."
"Aku tambahin drip bag ke paket hampers Lebaran. Modal nambahnya dikit banget, tapi paketnya jadi keliatan jauh lebih mewah dan harganya bisa naik."

Nggak ada mesin besar sama sekali. Cukup timbangan digital, sendok takar, hand sealer, dan kantong filter kosong. Total modal alat di bawah Rp 300 ribu. Kopinya disangrai dan digiling oleh roaster lokal, kamu terima dalam bentuk siap isi.
Ada plan B yang dibahas lengkap di Bab 2: maklon kopi online yang bisa kirim ke seluruh Indonesia (minimal order 10 kg). Plus panduan nyari roaster "tersembunyi" di kotamu lewat Google Maps dan Instagram. Sering banget ternyata ada, cuma belum ketahuan.
Bisa. Ebook ini ditulis buat penggemar kopi yang mau jualan, bukan buat barista. Semua istilah dijelaskan pakai bahasa sehari-hari, termasuk cara milih arabika vs robusta dan tingkat sangrai yang aman buat pemula.
Untuk jualan resmi di marketplace, kamu perlu izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Di ebook ada overview langkah mengurusnya plus arahan ke sumber resminya, jadi kamu tahu jalurnya dari awal dan nggak salah langkah.
Ebook PDF 86 halaman yang bisa dibaca di HP, laptop, atau tablet. Plus 4 bonus: Kalkulator HPP & Profit Drip Bag (Excel), Template Brief untuk Roaster (PDF), Checklist Peluncuran Brand (PDF), dan 10 Prompt AI Foto Produk Kopi (PDF).
Ada. Garansi 7 hari uang kembali 100%. Kalau nggak cocok, uangmu kembali tanpa ditanya. Zero risk.
Cara cari roaster lokal. Teknik isi dan seal. Hitungan modal dan harga jual. Branding kemasan. Strategi 50 kantong pertama. Kalkulator Excel. Action plan 30-60-90 hari. Garansi 7 hari.
Mulai Brand Kopimu Hari Ini